Minggu lalu, ketika menghubungi kru Running Man, mereka sangat terkejut ketika mendengar bahwa majalah Singapura (Lian He Zhao Bao) ingin mewawancarai mereka. Mereka bahkan meragukannya. Ketika reporter kami mengatakan padanya bahwa Running Man sangat populer di Singapura, dia berkata bahwa ia sangat terkejut dan senang bahwa orang-orang singapura menyukai variety show ini. Karenanya, reporter Singapura pergi ke Korea selama 6 hari. Mereka mendatangi gedung SBS untuk mewawancarai produser Running Man dan 2 VJ. PD Jo (produser Running Man), terlah memproduseri X-Man dan variety show populer lain sebelumnya. Dia juga dikenal sebagai salahsatu dari PD terbaik. PD Jo berkata “Ketika program ini mulai disiarkan 2 tahun yang lalu, ratingnya kurang dari 10% dan banyak masyarakat yang mengkritiknya. Bagaimanapun juga, karena dorongan Yoo Jaesuk, member lain, dan para kru, kami dapat bertahan. ” PD Jo juga berkata “Aku pikir alasan mengapa Running Man tidak hanya populer di korea tapi juga di negara lain adalah keterikatan antara cast Running Man dengan para kru, jika cast dan kru tidak memiliki ikatan yang baik, program ini mungkin tak akan bisa tetap berjalan sampai saat ini.”

Ketika Running Man pertama kali disiarkan, ratingnya sangatlah rendah dan banyak masyarakat yang mengkritik PD Jo. Dia ingat ada seseorang yang berkata “Mengundang MC terkenal, Yoo Jaesuk dan membuat acara ini begitu buruk, tak mudah juga.” PD Jo berkata “Waktu itu, Jaesuk minum denganku untuk menyemangatiku, setelah melalui kesulitan-kesulitan itu, kami menjadi semakin dekat, dan sekarang kita sudah seperti keluarga.”

PD Jo mengenalkan 2 produser lain. Dia berkata bahwa tim produksi dan tim editing mengadakan ‘rapat ide’ setiap minggu untuk mendiskusikan ide permainan-permainan baru. Terkadang, mereka juga mendiskusikan tentang guest selagi merencanakan permainan. Contohnya, pada episode kemarin, Running Man mengundang Park Jisung, karenanya mereka menyiapkan “Superpower Soccer” di lapangan sepakbola.

PD Jo menegaskan mengenai masalah menjaga rahasia. Semua cast dan kru tidak mengetahui tema sebelum syuting, dengan begitu, syuting RM akan lebih menarik dan nyata. Untuk menjaga rahasia, ketika seorang cast menyarankan sebuah ide yang bagus, ide tersebut akan dipakai 6 bulan setelahnya, jadi cast itu akan lupa tentang ide tsb.

Adapun ide untuk merobek nametag, PD Jo berkata “Ketika kita masih muda, kita sering bermain hide-and-seek(petak umpet) dan kita menggunakan tangan kita untuk menangkap tangan orang-orang, atau memukul pundak mereka. Kami memutuskan untuk menggunakan “merobek nametag” untuk membuat para penonton memahami apa yang sedang terjadi.

Running Man biasanya melakukan syuting di tempat-tempat umum seperti Departement Store, Museum, Teater Seni, dan Perpustakaan Nasional. Ketika reporter bertanya, apakah tim produksi mendapatkan kesulitan dalam mendapatkan ijin pemakaian temat, PD Jo menjawab “Biasanya Museum Korea atau Perpustakaan Nasional akan libur pada hari Senin, dan kebetulan Running Man biasanya syuting di hari Senin, jadi jadwalnya akan lebih mudah disusun. Juga, sejak Running Man menjadi populer, banyak perusahaan menghubungi para kru karena mereka ingin mempromosikan gedung mereka.”

Ketika berlari bersama dengan para cast, VJ Running Man adalah pilar pendukung sejati. Dua VJ (VJnya Jaesuk dan Jihyo) kami interview. Mereka berkomentar, meskipun proses syuting sangat melelahkan, atmosfir keseluruhan sangat baik, yang mana memberikan mereka rasa pencapaian dan kebahagiaan.

VJ-nya Jaesuk, Kwon Ryul berkata “Para VJ dan cast harus terlibat dalam game. Para cast tidak boleh tertangkap karena VJ. Karenanya, sesempit apapun tempat bersembunyi, VJ harus ikut bersembunyi untuk merekam cast masing-masing, yang mana itu sangatlah menantang. Bagaimanapun juga, para penonton akan menyemangatiku di Twitter dan aku akan berusaha sekeras mungkin.

Reporter kemudan bertanya, sekitar berapa kamera yang dibutuhkan untuk syuting Running Man. VJnya Jihyo kemudian menjawab “Stiap waktu kita memiliki 11 VJ, jadi paling sedikit kita punya 40 kamera, paling banyak 70 sampai 80. Semua itu diperlukan untuk memastikan bahwa setiap sudut tertangkap oleh kamera.

Reporter kemudian bertanya mengetai para penggemar yang menginginkan Yoon Eunhye menjadi guest di RUnning Man. PD Jo terkejut, kemudian berkata “Wow, hebat! Skandal dari X-Man ini, bagaimana penggemar Singapura tahu mengenai ini? Memang banyak penggemar yang menginginkan Yoon Eunhye tampil di RUnning Man. Kalau dia bersedia, kita akan menyambutnya dengan gembira.”

Ketika ditanya apakah Running Man akan syuting di Singapura, PD Jo menjawab “Kami memiliki 120 orang, termasuk kru dan cast. Jika kita ingin syuting di luar negeri, biayanya bisa sampai 200 juta won. Baru-baru ini, Running Man telah mengunjungi Thailand, Beijing, Hong Kong yang merupakan negara-negara Asia, jika ada kesempatan, mereka mungkin akan berpikir untuk syuting di Singapura dan mereka harap penggemar Singapura akan menyambut mereka.

Running Man pertama disiarkan pada 11 Juli 2010, dan hari ini adalah tahun kedua mereka. Running Man merupakan topik panas saat ini. Salahsatu poin lebih untuk RUnning man adalah mereka memperkenalkan game-game baru, seperti “The hanger game”, dan “The moving photo frame”. Mereka juga menciptakan versi lain dari Hide-and-Seek.

Para cast dan guest juga berani saat bermain game. Karena itu, kru dapat membuat lebih banyak game menarik seperti menguji batas mereka dalam menyelam, atau para cast harus menakhlukan ketakutan mereka terhadap ketinggian. Hukuman untuk Running Man juga menarik dan lucu. Bell yang digunakan dalam permainan Hide-and-Seek adalah hal penting dalam Running Man. Meskipun sudah dimainkan beberapa kali, para kru masih dapat menciptakan versi berbeda, hal itu meningkatkan mutu Running Man. Contohnya, akan ada spy di setiap tim, dan mereka harus melakukan misi-misi yang berbeda atau guest mendapatkan kekuatan spesial. Mereka juga menentukan ukuran nametag dengan memainkan game lain. Para cast harus bersatu atau saling mengkhianati, dan itulah yang membuatnya menarik.

MC yang humoris dan lincah juga menambah warna Running Man. Dikenal sebagai nation MC, Yoo Jaesuk adalah pilar utama running Man. Dia dicintai karena karakternya yang baik dan humoris. 6 cast lain, Ji Sukjin, Kim Jongkook, Ha Donghoon, Kang Gary, Song Jihyo, dan Lee Gwangsoo juga memiliki gaya uniknya masing masing. Mereka memiliki ikatan yang kuat diantara mereka, dan mereka akan saling menggoda satu sama lain, itulah alasan mengapa banyak penonton yang tetap setia menonton Runnign Man.

Satu dari banyak alasan mengapa Running Man sangat populer adalah juga karena “superstars effect”. Running Man mengundang banyak Hallyu stars, diantaranya Lee Hyori, SNSD, T-ara, se7en, Miss A, dll. Running Man juga menunjukkan sisi natural dari idol-idol tersebut. Contohnya, Big Bang pernah menaiki helikopter, dan para cast mendatangi rumah Nickhun(2PM) di Thailand, yang menarik banyak penonton.

Satu dari admin di RunningMancast kami wawancarai. RunningMancast memiliki berbagai media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Blog untuk berbagi informasi terbaru tentang Running Man kepada bagian lain dari dunia. RunningManCast memiliki 11k followers, yang termasuk salahsatu dari produser-produser Running Man.

Credit:
Eng Translated by Admin Jolene (here) @RM_Animalfarm
Source, Lian He Zhao Bao. http://epaper.zaobao.com.sg/fvx/fvxp/fvxpress.php?param=
@RunningManCast
Indo Trans by nisxiah @RunningMan_Indo